
Timo Glock F1 Profil & Statistik Karier
Timo Glock
F1 Karier: 2004 - 2012
Profil Pengemudi
| Negara | |
| Tinggi | 1.69 meter / 5 kaki 7 inci1.69 m / 5'7" |
| Tempat Lahir | batu linden |
| Tanggal lahir | 18 Maret 1982: 44 tahun |
| Entri Musim | 6 (2004, 2008–2012) |
| Nomor mobil | 24 |
| Kualifikasi Terbaik | tanggal 2 - Bahrain 2009 F1 GP |
| Hasil Terbaik | 2 - (2 kali) |
Statistik Karier Lengkap
| Gelar Pembalap | 0 |
| Entri Grand Prix | 95 |
| Grand Prix Dimulai | 91 |
| total Poin | 51.00 |
| Rata-rata Poin per GP | 0.54 |
| Kemenangan Grand Prix | 0 |
| Pole posisi | 0 |
| Mulai dari Baris Depan | 1 (1,1%) |
| Rata-rata GP kisi | 17.3 |
| GP Podium | 3 (3,2%) |
| GP Putaran Tercepat | 1 (1,1%) |
| GP Poin Selesai | 14 (14,7%) |
| Rata-rata GP Posisi | 13.7 |
| GP DNFs | 17 (17,9%) |
| Total GP Lap | 4.751 |
F1 Riwayat Tim Karier
Tonggak Penting dalam Karier
F1 Posisi Penyelesaian Karier
Biografi Timo Glock
Timo Glock, lahir pada tanggal 18 Maret 1982 di Jerman, adalah mantan pembalap Formula Satu yang memiliki karier yang produktif di dunia balap motor. Ia memulai karier balapnya pada awal tahun 1990-an di dunia karting dan dengan cepat naik pangkat menjadi pembalap profesional. Pada tahun 2004, Glock memulai debutnya di Formula Satu bersama tim Jordan, dan sejak saat itu, kariernya melejit.
Masa bakti Glock bersama tim Toyota merupakan masa tersuksesnya di Formula Satu. Ia membalap untuk tim tersebut dari tahun 2008 hingga 2009 dan beberapa kali meraih poin. Pada tahun 2009, ia meraih podium pertamanya di Formula Satu di Grand Prix Singapura. Glock finis kedua dalam balapan tersebut, yang juga merupakan podium pertama bagi timnya dalam hampir empat tahun.
Meskipun berprestasi, karier Glock di Formula Satu bukannya tanpa tantangan. Pada tahun 2010, Glock pindah ke tim Virgin Racing yang baru, yang sedang berjuang untuk menjadi kompetitif dalam olahraga tersebut. Namun, ia bertahan dan memainkan peran penting dalam membantu tim tersebut maju. Pada tahun 2012, Glock pindah ke Marussia, tempat ia membalap hingga tahun 2013.
Salah satu momen paling luar biasa dalam karier Timo Glock terjadi di Grand Prix Brasil tahun 2008. Tim Timo Glock memerintahkannya untuk beralih ke ban kering, yang tidak cocok untuk kondisi lintasan basah. Akibatnya, kecepatan Glock melambat, dan Hamilton menyusulnya. Pada tahap akhir balapan, Glock, yang kesulitan dengan cengkeraman, membiarkan Hamilton menyalipnya di putaran terakhir. Ini memastikan Hamilton finis di posisi kelima yang dibutuhkan untuk memenangkan kejuaraan. Insiden ini tetap menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah olahraga ini, yang memicu perdebatan dan kontroversi.
Meskipun meninggalkan Formula Satu pada tahun 2013, Glock tetap menjadi tokoh penting dalam dunia olahraga bermotor. Sejak saat itu, ia menjadi komentator dan pakar untuk berbagai ajang olahraga bermotor, dan ia tetap menjadi tokoh yang populer dan disegani di industri ini. Kesuksesan dan tekadnya di Formula Satu telah menginspirasi banyak orang, dan ia terus menjadi inspirasi bagi para pembalap muda yang ingin mengikuti jejaknya.
Hasil Kejuaraan Timo Glock
Timo Glock F1 Ringkasan Musim
Berita Timo Glock Terbaru


Glock mengatakan Jerman berhutang budi kepada Verstappen.
5
Kontrak Hamilton Membatasi Kendali Ferrari di Tengah Meningkatnya Ketegangan dengan Leclerc
5
Sikap Tegas Glock Terhadap Masa Depan Aston Martin-Honda

Drama McLaren Piastri-Norris: Kerahasiaan Brown soal 'Konsekuensi' Singapura Dipertanyakan
2
Apakah itu Glock? Mantan F1 Sopir Sampaikan Komentar Pedas Tentang

Max Verstappen: Kebenaran di Balik Rumor Pensiun
2
Stroll dan Perez Dikecam Karena F1 Titik-titik di tengah keraguan
4
Steiner Dikecam: Glock dan Schumacher Buka Suara
1
Pegunungan Alpen F1 Perubahan Besar: Mick Schumacher Mengincar Slot 2025 di Tengah Perubahan Tim
1
Baca lebih lanjut Berita Timo Glock »





